Thursday, January 17, 2013

Cara Seting Jaringn Warnet












Tutorial Cara Setting Instalasi Jaringan Warnet Berbasis Windows XP dan ADSL Modem (pada Speedy) -Cara Setting Instalasi Jaringan Warnet Menggunakan Speedy - Cara Setting Instalasi Jaringan Warnet -Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator, Cara Setting Jaringan Warnet Speedy, pada WIndows Xp dan Windows 7 Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan. Setting Jaringan Speedy, btw lihat dulu Tutorial Cara Setting modem DLINK 520B Menggunakan Speedy or Setting Modem D-Link type 520B , Setting modem DLINK 520B tidak begitu rumit, mari kita ikuti langkah langkah seperti berikut ini. tapi lihat dulu tutorial saya sebelumnya mengenai : Cara Setting Konfigurasi ModemD'Link 2542B Menggunakan Telkom Speedy 



Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
gbr-1.jpg
Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
  • Ram : 1 Ghz
  • Harddisk : 160 GB
  • NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
  • Drive : DVD / CD Writer
  • Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
  • Windows XP SP2
  • Bandwith Controller / Manager
  • Billing System, dll
  • Anti Virus
  • Firewall
  • Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
  • Ram : 512 MB
  • Harddisk : 40 Ghz
  • VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
  • Windows XP SP2
  • Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
  • Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
  • Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
  • Adobe Reader (Free)
  • WinZip
  • WinRar
  • Anti Virus (AVG Free Recommended)
  • Winamp (Free)
  • ACD See (Optional)
  • Microsoft Office (Optional)
  • Billing System, dsb
Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.
3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.
Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
8) Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System
gbr-5.jpg
b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
gbr-6.jpg
c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.
gbr-7.jpg
ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
gbr-8.jpg
iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.
gbr-91.jpg
iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
gbr-10.jpg
c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.
gbr-11.jpg
Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.
gbr-12.jpg
2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.
gbr-13.jpg
4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
gbr-14.jpg
Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).
gbr-15.jpg
gbr-16.jpg
2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.
gbr-17.jpg
3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.
gbr-18.jpg
4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).
gbr-19.jpg
5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.
gbr-20.jpg
6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
gbr-21.jpg
7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
gbr-22.jpg
8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.
gbr-23.jpg
9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
gbr-24.jpg
gbr-25.jpg
Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.

Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Wednesday, January 16, 2013

cetak photo menggunakan photo shop


1. Buka aplikasi Adobe photoshop. Start – All programs – Adobe Photoshop.
2. Pilih File – New dan akan tampak seperti gambar berikut.
Pada Kolom Preset Sizes isi dengan ukuran kertas foto yang akan anda gunakan dalam proses printing.
Pada kolom Resolution biasanya akan otomatis tertera bilangan 300 pixel/inch, kalo defaultnya bukan 300 pixel/inch silakan setting.
Pilih Mode RGB Color.
Pada Tab Menu Contens pilih White.
3. Setelah Klik OK akan muncul Layer Background kosong dan ini nantinya akan digunakan sebagai background foto-fotonya.
4.    Kemudian Pilih File – Open dan pilih foto yang akan di cetak.
 5.    Setelah klik Open kemudian klik Crop Tool.
Sesuaikan Width dan Height. Resolusi harus sesuai dengan layer background yang tertera pada langkah 2. Lihat gambar di atas. Di atas adalah contoh settingan untuk mencetak ukuran foto 3x4 cm.
6.    Setelah mengatur Width, Height, dan Resolution tekan Enter.
Kemudian gunakan crop tool untuk mengcrop daerah foto yang akan di cetak. Lihat gambar di bawah.  
  
7.    Setalah di crop dengan menekan enter kemudian drag kea rah layer background yang ada di sampingnya.
Setelah di drag akan Nampak seperti gambar diatas.
8.    Open beberapa foto lagi dan ulangi langkah-langkah diatas. Dibawah ini saya membuat ukuran 4x6 cm. Setting Width dan Height nya.
9.    Jika ingin mencetak foto lebih banyak lagi. Silakan ulangi langkah-langkah diatas. Di bawah ini adalah ukuran foto 2R atau 6x9 cm.
Ulangi langkah-langkah di atas.
Di atas adalah ukuran foto 3R.
Di atas adalah ukuran foto 4 R.
Jika posisi foto landscape bisa di putar menjadi potret. Caranya Klik Image – Rotate Canvas dan pilih posisi putarannya.
 Berikut hasilnya.
Setalah selesai Klik File – Print aja ya? Temen2 tahu kan?
Oh iya jika teman2 masih bingung apa saja sih ukuran-ukuran foto dan satuannya. Berikut keterangannya :

Cara Mentransfer File (Data) Pada Komputer Client Yang Terhubung Dengan NetSupport Control


Cara Mentransfer File (Data) Pada Komputer Client Yang Terhubung Dengan NetSupport Control




    Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengirim data ke Komputer Client dengan menggunakan NetsupportControl sebagai berikut:
  • Buka Program Netsupport Control pada menu start – All Program – PilihNetsupport Control
  • Kemudian pada Folder Browse di pilih untuk mencari komputer Client dan lalu klik tombol OK. Maka komputer Server akan mencari Komputer Client didalam jaringan komputer. Setelah selesai maka akan diketemukan komputer Client.
  • Kemudian pilih Komputer Client yang akan ditransfer file(data) dan selanjutnya koneksikan Komputer Client tersebut.
  • Setelah Komputer Client telah terhubung dengan Komputer Server maka langkah selanjutnya pada Toolbar diatas adalah mencari icon File Transfer. Kemudian diklik dan menentukan letak file (data) yang akan ditransfer.
  • Kemudian tekan tombol OK dan pengiriman data sudah selesai.

corel draw cetaj poto

1. Open CorelDraw disini versi 12 mungkin agan bisa menggunakan versi yang lainya pada dasarnya sama.
2. Setelah terbuka klik new layer dan mulailah membuat suatu persegi dengan ukuran terserah dengan menggunakan Recrangel Tool . lihat gambar






















3. Sehingga terbentuk seperti gambar dibawah ini :


















4. setelah terbentuk seperti gambar no 3. maka kita tinggal merubah ukuran lebar dan panjang persegi yang awalnya inci menjadi cm === Tools ----> Options











kemudian muncul kotak dialog seperti dibwah ini.



















kemudian pilih Options ------> Document dan lanjutkan klik bagian Rulers nah akan tampil seperti gambar diatas. dari rulers tersebut dibagian Units: Harozontal ada pilihan incin kita klik saja tanda panah dan pilih kebahwah hingga mendapat centimeters lalu kita klik sehingga awalnya inci menjadi centimeter. kemudian kita klik OK

nah kit alihat pada bagian Proprty bar akan tampak ukuran menjadi centimeter (lihat gambar 3). lanjut....

5. Kita kembali ke ketok yang telah kita buat... klik kotak terbut dan ganti Property bar menjadi 4cm untuk panah keatas dan 3cm untuk panah kesamping. (untuk lebih jelasnya lihat gambar 3). sekarang kotak yang kita buat sudah menjadi ukuran pas photo 3x4. langkah berikutnya kita memberi gambar /foto pada kotak tersebut. lanjut ......
6. Kali ini kita menggunakan gambar bintang sepakbola Indonesia Gonzales. kita masukan foto tersebut menggunakan Import (Ctrl + I)
kemudian muncul kotak dialok dan pilih foto yang akan kita cetak lalu klik Import

7. Setelah foto masuk dalam lembar kerja, klik gambar kemudian pilih Menu Bar Effects -----> PowerClip -----> Place Inside Container... (lihat gambar)



















8. Kemidian mouse kita berubah menjadi tanda panah besar... kita arahkan saja Tanda panah tersebut kedalam kotak yang telah kita buat tadi dak klik saja diare kotak tersebut, sehingga secara otomatis foto akan masuk kedalam kotak tersebut namun masih terlihat tidak teratus taataletaknya .

9. Untuk mengaturnya klik kanan pada bagian foto pilih Edit Contens maka foto akan menjadi seperti semula dan dibatasi bayangan kotak yang telah kita buat. untuk mengaturnya kita geser terlebih dahulu foto tersebut sesuai dengan pasbody kanan dan kiri. (lihat gambar)














10. Kemudian klik Shape Tool (F10) pada toolbox disamping kiri (nomor 2 dari atas) dan kita klik pada sisi-sisi foto dan tahan geser kesudut kotak yang berdekatan (langkah ini dilakukan haru selesai melakukan langkah no 9.) sebagai contoh lihat gambar dibawah ini























11. Lanjutkan proses seperti gambar diatas sehingga sisi bawah sejajar dengan atasnya...
12. Langkah berikutnya setelah kita selesai pada langgkah No. 11 maka kita pindah dari shape tool (F10) ke atasnya yaitu toolbox di sebelah kiti paling atas yang namanya Pick Tool. sekarang kita drag suduk kanan bawah keatas sehingga menghasilkan ruang jeda antara garis dengan foto kemudian klik kanan ---->pilih Finizh Editing this Level (tampak pada gambar )




















13. Kemudian klik kanan kotak tersbut dan pilih Extrack contents (gambar akan keluar dari kotak)
14. Klik kembali gambar tersbut dan kembali lakukan PowerClip sebagaimana yang dijelaskan pada langkah No 7. hingga hasilnya sebagai berikut :






















15. nah selesai.... langkah berikutnya kita tinggal mencetak hasil tersebut....
selamat mencoba semgoa berhasil

Popular Posts